Minggu, 12 Maret 2017

jenis-jenis antena jaringan

Jenis-jenis Antena jaringan Internet dan fungsinya


Antena- adalah alat untuk mengirim dan menerima gelombang elektromagnetik, bergantung kepada pemakaian dan penggunaan frekuensinya, antena bisa berwujud berbagai bentuk, mulai dari seutas kabel, dipole, ataupun yagi, dsb. Antena adalah alat pasif tanpa catu daya(power), yang tidak bisa meningkatkan kekuatan sinyal radio, dia seperti reflektor pada lampu senter, membantu mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal.

Kekuatan dalam mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal radio, satuan ukurnya adalah dB. Jadi ketika dB bertambah, maka jangkauan jarak yang bisa ditempuhpun bertambah.


  • ANTENA GRID


Antena Grid berbentuk seperti jaring ,dan cangkupan antena ini hanya searah. Biasanya antena ini mempunyai pasangan antena ditempat yang lain (antena pemancar sinyal ) dan antena ini diarahkan ke antena pemancar supaya sinyal yang diterima lebih tajam , contoh penerapannya : RT/RW net ,WAN P2P (point to point ) , warnet (dulu ).

Fungsi antena Grid adalah dimana antena ini adalah menerima dan mengirim signal data dengan sistem gelombang  radio 2,4 Mhz.



  • ANTENA OMNI


Antena Omni berbentuk seperti tongkat, tapi kecil. Cangkupan antena ini lebih luas di bandingkan dengan antena GRID, cangkupannya menyebar kesemua arah dan membentuk suatu lingkaran contoh penerapanny: digunakan pada RADIO-RADIO. Kalau dalam jaringan WAN menggunakan tipe konfigurasi P2MP (Point to multi point).

Fungsi antena Omni adalah melayani coverage area yang luas namun dalam jangkauan pendek. karena antena omni menjangkau area yang luas, besar kemungkinan akan terkumpul juga sinyal lain yang sama sekali tidak dikehendaki. Dengan demikian, antena omni akan menyebabkan interferasi. Namun antena ini cocok bila di gunakan untuk koneksi hospot atau dikenal dengan sistem point to multipoint atau satu titik ke banyak titik.



  • ANTENA YAGI


Antena Yagi berbentuk seperti ikan teri. Cangkupan antena ini searah, seperti antena grid (bedanya ini jaringan digunakan dalam jaringan). Dan biasanya antena diarahkan ke pemancar.

Antena Yagi terdiri dari 3 bagia, yaitu:
-Driven, adalah titik catu dari kabel antena, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang dari frekuensi redio yang dipancarkan atau diterima.

-Reflektor, adalah titik catu dari kabel antena yang berfungsi sebagai pemantul sinyal, dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven.

-Director, adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek daripada driven.


  • ANTENA SECTORAL


Antena Sectoral hampir mirip dengan antena omnidirectional. Yang juga digunakan untuk Access Point to serve a Point-to-Multi-Point (P2MP) links. Beberapa antenna sectoral dibuat tegak lurus , dan ada juga yang horizontal.

Antena sectoral mempunyai gain jauh lebih tinggi dibanding omnidirectional antena di sekitar 10-19 dBi. Yang bekerja pada jarak atau area 6-8 km. Sudut pancaran antenna ini adalah 45-180 derajat dan tingkat ketinggian pemasangannya harus diperhatikan agar tidak terdapat kerugian dalam penangkapan sinyal.

Pola pancaran yang horisontal kebanyakan memancar ke arah mana antenna ini di arahkan sesuai dengan jangkauan dari derajat pancarannya, sedangkan pada bagian belakang antenna tidak memiliki sinyal pancaran.

Antenna sectoral ini jika di pasang lebih tinggi menguntungkan penerimaan yang baik pada suatu sector atau wilayah pancaran yang telah di tentukan.



  • ANTENA SOLID DISK


Antena solid disk digunakan untuk outdor untuk pointing,  Antena Parabolik (Solid Disc) : memiliki fungsi dan frekuansi yang sama dengan antena grid, tetapi antena ini memiliki jangkauan lebih jauh dan lebih fokus  dibandingkan antena Grid. Antena Solid Disc biasanya digunakan untuk aplikasi point to point jarak jauh.



  • ANTENA WAJANBOLIC


Disebut WajanBolic karena dasarnya sama saja dengan antena parabolic pada umumnya hanya bannya untuk parabolic dish-nya menggunakan wajan, alat dapur yang biasanya untuk memasak.

Fungsi antena wajanbolic memperkuat sinya wireless dari HOSPOT yang karena letaknya terlalu jauh, tidak bisa lagi ditangkap oleh USB Wireless ADAPTER bila hanya ditancapkan begitu saja di port USB PC atau Laptop.

adapun artikel terkait lainnya yaitu
fungsi antena

Rabu, 22 Februari 2017

penyetingan router microtik

TOPOLOGI JARINGAN YANG AKAN DIGUNAKAN:


LANGKAH-LANGKAH PENYETINGAN ROUTERBOARD MICROTIC
Sebelum masuk pada konfigrasi mikrotik maka hidupkan peralatan (router dan laptop), lalu hubungkan laptop dengan router. Siapkan juga apikasi winbox.
1.      Masuk pada konfigurasi
-          Hubungkan port eth 2 yang ada pada router pada port jaringan.
-          Pastikan icon jaringan LAN pada laptopmu aktiv
-          Buka winbox
-          Pada layar klik brows “…” kemudian klik MAC ADDRESS
-          Lalu pilih connect
2.      Mereset router
-          Masuk pada winbox
-          Pilih mode system
-          Klik reset configuration
-          Kemudian muncul perintah error klik OK
-          Close
-          Buka lagi winbox
-          Pada kotak dialog yang muncul pilih remove configuration
-          Tunggu lampu idikator pada router menyala
3.      Membuat alamat di ether2
-          Buka winbox
-          Connect
-          Pilih mode IP
-          Klik address
-          Pada layar dialog pilih tanda ADD “+”
-          Pada interfaces lalu pilih ether2
-          Kemudian akan muncul kotak dialog lain maka tuliskan IP beserta prefix pada ADDRESS
-          Applykan
-          Dan klik OK
4.      Membuat DHCP Server pada ether2
-          Masuk ke winbox
-          Pilih mode IP
-          Klik DHCP Server
-          Masuk ke menu DHCP setup
-          Kemudian pilih ether2
-          Lalu next
-          Next lagi
-          Pada perintah selanjutnya pilih next sampai ada perintah yang muncul lalu OK
-          Kemudian masuk pada mode SYSTEM dan pilih REBOOT
5.      Membuat DHCP Client pada ether1
-          Hubungkan sumber ISP dengan port ether1 (accesspoint yang terhubung dengan hotspot android) pada router
-          Masuk pada winbox
-          Pilih mode IP
-          Pilih DHCP client
-          Lalu pada kotak dialog berikutny maka klik tanda tambah (ADD) di pojok kiri atas.
-          Lalu pada interfaces yang ada pilih ether1
-          Lalu Apply
-          Dan OK
6.      Mengaktifkan DNS
-          Pilih mode IP
-          Klik DNS
-          Kemudian centang perintah “ allow remote request”
-          Kemudian applykan
-          Dan OK
7.      Membuat NAT
-          Pilih mode IP
-          Pilih firewall
-          Klik menu NAT
-          Kemudian klik tanda tambah
-          Pada kotak yang muncul pilih ether1 pada out interfaces
-          Klik menu action
-          Pada kotak yang muncul pilih masquerade untuk mengaktifkan
-          Lalu apply
-          Kemudian OK
-          Lalu masuk pada system lalu pilih lagi reboot
8.      Pengujian NAT
-          Masuk pada command prompt melalui win+R
-          Masukkan perintah CMD lalu ok
-          Kemudian ping GOOGLE untuk mengetes jaringan
-          Jika berhasil maka muncul perintah reply form
-          Jika tidak maka ulangi lagi dan periksa kesalahan pada peralatannya
9.      Menjadikan eth-3 sebagai switch
-          Hubungkan kabel UTP keport eth3
-          Buka kembali winbox
-          Pilih mode interfaces
-          Klik 2kali pada pemilihan port yang akan dijadikan switch(ether3)
-          Pada kotak yang menunjukkan master port pilih ether2
-          Lalu apply
-          Dan OK
10.  Membuat hotspot
-          Sebelumnya tukar kabel UTP ke port ether2
-          Masuk pada mode IP
-          Pilih hotspot
-          Pilih menu hotspotsetup
-          Kemudian pada pamilihan port pilh ether2
-          Lalu next
-          Kemudian buat DNS baru/ alamat hotspot
-          Pilih user = admin
-          Lalu OK
11.  Pengujian hotspot
-          Buka browser
-          Ketikan nama DNS tadi ke url
-          Jika diminta user dan password berarti berhasil
12.  Membuat user
-          Pilih mode IP
-          Kemudian pilih hotspot
-          Pilih menu user
-          Kemudian klik tanda tambah
-          Kemudian pilih server hotspot1 dan masukan user dan password
-          Lalu apply
-          Dan OK
13.  Membuat user profiles
-          Masuk pada mode IP
-          Pilih hotspot
-          Klik menu user profiles
-          Klik tanda tambah
-          Pilih usernya
-          Pada addresspool pilih “dhcp pool1”
-          Tentukan posisi login orang tersebut misalnya sebagai siswa
-          Masuk pada ratelimit (rx/tr) dan masukkan nilai akses yang anda inginkan pada login sebagai user tersebut misalnya 256/256k jadi user tersebut hanya dapat menerima dan mengirim data di internet dengan acsess 256kilobyte
-          Jika dikosongkan berarti tanpa batas
-          Lalu apply
-          Dan OK



Jika ingin menggunakan jaringan ini maka masuk ke browser lalu ketik user dan password lalu login.

KLIK DISINI JIKA INGIN PUNYA FILE INI       download

TOPOLOGI JARINGAN


MODEL TOPOLOGI JARINGAN INTERNET DENGAN ANDROID


Cara penyetingan perangkat hingga dapat menyebar luaskan jaringan:
1.      Siapkan seluruh peralatan yang di butuhkan yaitu;
-kabel UTP
-laptop
-daya arus (baterai)
-accesspoint
-router
-android sebagai modem jaringan INTERNET
-antena omni dan grid sebagai penyebar dan penangkap jaringan agar jaringan luas (hanya bila di perlukan).
2.      Langkah penyetingan jaringan;

Pada android,
-Pastikan ada paket data lalu aktivkan
-Hidupkan Hotspot
-Aktifkan hotspot untuk hidup selama di gunakan.
            Laptop penyetingan untuk menyeting accesspoint,
            Pertama,
-          Hidupkan accesspoint (bila diperlukan pasang antena omni untuk memancarkan jaringan jadi hubungkan saja AP pada antenna)
-          Reset accesspoint
-          Hubungkan accesspoint ke laptop dengan kabel UTP
-          Lihat nama accesspoint yang akan di konfigurasi pada ikon jaringan laptop lalu koneksikan ke accesspoint tersebut
-          Setelah terkoneksi masuklah ke comandprompt dengan perintah WIN+R lalu tuliskan perintah IP CONFIG (huruf kecil) kemudian lihat IP defauld gatewaynya.
-          Masuk ke browser lalu ketikan IP gateway tadi dan kemudian akan masuk pada konfigurasi accesspoint
-          Masukkan user namenya kemudian passwordnya sesuai yang ada pada accesspoint
-          Pada mode operation pilih repeater kemudian next
-          Pada langkah berikutnya lihat list box SURVEY kemudian pilih hotspot androidmu dan koneksikan
-          Pada langkah selanjutnya pada pemberian password silahkan isi passwordnya sesuai dengan password dari androidmu
-          Pada pemilihan penyebaran IP pilihlah SMART (DHCP) agar IP client diberikan langsung oleh hotspot (android)
-          Kemudian finishkan.
-          Dan langkah terakhir setelah penyetingan lepas kabel UTP.
            Kedua,
-          Bila pada accesspoint pertama menggunakan antenna maka perlu juga di accesspoint kedua di pasang antenna penangkap (grid) dan hubungkan dengan accesspoint
-          Hidupkan accesspoint dan reset kemudian hubungkan ke laptop menggunakan kabel UTP
-          Kembali koneksikan jaringan ke accesspoint kedua dan lihat ip default gateway dari AP tersebut melalui comandpromt lagi
-          Kembali buka browser dan masukkan ip gatewaynya
-           Lanjutkan seperti pada langkah penyetingan accesspoint pertama
-          Cara penyetingan accesspoint kedua sama dengan yang pertama yaitu ubah lagi fungsi AP tersebut menjadi repeater dan pada langkah survey pilih hotspot dari accesspoint pertama cara melihatnya supaya tidak bingung lihat pada code jaringan accesspoint yang ada di AP itu sendiri dan passwordnya sama dengan hotspot
-          Cara yang selanjutnya sama.
Ketiga,
-          Pada alat router
-          Hubungkan laptop dengan kabel UTP
-          Hidupkan router dan reset
-          Ambil kabel dari laptop ke router dan hubungkan di port jaringan LAN
-          Kemudian ambil kabel UTP yang berbeda dan kembali hubungkan ke accesspoint kedua lalu hubungkan ke router pada port jaringan WAN
-          Lalu setting router
-          Pada langkah selanjutnya lihat ip gateway pada comandpromt seperti pada accesspoint lalu masuk lagi ke browser
-          Masukkan kembali user dan password sesuai yang ada pada router
-          Pada penyetingan jaringan network WAN lalu pilih DYNAMIC
-           Enable wiralesnya
-          Pada langkah selanjutnya jangan berikan password (disable) kemudian ganti nama SSID jaringannya
-          Pada network LAN ubah IP address menjadi kelas A
-          Masuk pada WPS pilih disable
-          Dan akhirnya finishkan

3.      Laptop client jaringan
-          Buka ikon jaringan laptop atau hubungkan computer dengan kabel ke router pilih nama SSID router
-          Masuk lagi ke comandprompt dan terlebih dulu masukkan perintah ip config untuk melihat ip jaringan
-          Dari comandprompt dapat mengecek apakah internet telah terkoneksi dengan cara perintah ping alamat server yang ada di internet
-          Misalnya google dengan perintah ping 8.8.8.8 –t
-          Lihat kecepatan akses datanya dengan memperhatikan ttl semakin kecil ttl semakin lebih baik dan untuk mengecek koneksi baik akan menghasilkan perintah reply from dan jika tidak maka request time out.
Jaringan siap digunakan
Semoga berhasil mencobanya…….


Jika meginginkan file ini silahkan klik di bawah ini